Pascabencana, Armia Pahmi Ajak Golkar Perkuat Kolaborasi Pulihkan Aceh Tamiang

Aceh147 Dilihat

An.Edwin Wartawan inspirasipublik.news

Aceh Tamiang — Pemulihan Aceh Tamiang pascabencana hidrometeorologi membutuhkan kerja bersama. Pemerintah daerah tidak mungkin bergerak sendiri untuk memulihkan infrastruktur, menggerakkan kembali ekonomi masyarakat, hingga membangkitkan sektor pertanian yang terdampak bencana.

Karena itu, Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, mengajak seluruh elemen daerah, termasuk kekuatan politik, memperkuat kolaborasi dalam mengakselerasi proses rehabilitasi dan pemulihan daerah.

Pesan tersebut disampaikan Armia saat menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD II Partai Golkar Kabupaten Aceh Tamiang di Karang Baru, Minggu (23/8/2026).

Di hadapan jajaran pengurus dan kader Partai Golkar, Armia menegaskan bahwa tantangan pascabencana tidak ringan. Pemulihan infrastruktur dasar, ketahanan ekonomi warga, serta sektor pertanian membutuhkan energi besar, ketahanan, dan keterlibatan seluruh komponen masyarakat.

“Kita saat ini sedang dalam proses pemulihan pascabencana hidrometeorologi. Tantangan rehabilitasi infrastruktur, ketahanan ekonomi warga, hingga pemulihan sektor pertanian membutuhkan daya tahan dan kerja kolaboratif yang luar biasa dari berbagai elemen,” ujar Armia.

Menurutnya, momentum Musda bukan hanya menjadi agenda internal partai, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk memperkuat kontribusi kader dalam pembangunan daerah.

Armia berharap Musda VI DPD II Partai Golkar Aceh Tamiang mampu melahirkan kepemimpinan dan kader-kader yang memiliki kompetensi, integritas, serta kepedulian sosial.

Kader partai, kata dia, diharapkan tidak hanya kuat dalam menjalankan fungsi politik, tetapi juga mampu hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, terutama dalam situasi pemulihan pascabencana.

Golkar Diminta Merapatkan Barisan
Senada dengan Bupati Armia, Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, M. Salim Fakhry, meminta seluruh jajaran pengurus dan kader Partai Golkar di Aceh Tamiang merapatkan barisan untuk mendukung percepatan pemulihan daerah.

Salim secara khusus meminta para legislator Partai Golkar yang duduk di lembaga legislatif agar mengoptimalkan fungsi legislasi dan pengawasan untuk mengawal berbagai program pemulihan Aceh Tamiang.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah.

“Membangun Aceh Tamiang tidak bisa sendiri, elemen partai harus berpartisipasi,” tegas Salim.
Ia juga meminta Bupati Armia Pahmi turut membina jajaran kader Partai Golkar di daerah sehingga hubungan antara pemerintah dan kekuatan politik dapat berjalan konstruktif demi kepentingan masyarakat.

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memastikan agenda pemulihan pascabencana berjalan lebih cepat, terarah, dan menyentuh kebutuhan masyarakat.

Pembukaan Musda VI DPD II Partai Golkar Aceh Tamiang turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan partai politik, serta jajaran pengurus Partai Golkar dari tingkat daerah hingga kader.