An.Karim Wartawan inspirasipublikmews
Serdangbedagai — Malam yang biasanya berlalu dalam kesunyian, di Masjid Amaliyatul Muttaqin, Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, justru dipenuhi lantunan shalawat dan puji-pujian kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.
Ratusan jemaah berkumpul dalam suasana penuh khidmat mengikuti Peringatan Maulid Arbain Malam Ke-22, Rabu malam, 2 September 2026. Kegiatan yang digelar pengurus masjid tersebut berlangsung selepas Salat Isya hingga selesai.
Sejak awal acara, suasana religius begitu terasa. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Maulid Nabi, kemudian dilanjutkan pembukaan oleh protokol serta pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang menghadirkan ketenangan di tengah jemaah.
Kepala Desa Melati II, Sudarno, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pengurus Masjid Amaliyatul Muttaqin yang secara konsisten menghidupkan kegiatan keagamaan melalui Maulid Arbain dan pengajian rutin.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Tujuan utamanya jelas, untuk memakmurkan masjid,” ujar Sudarno.
Selanjutnya, Ketua BKM Masjid Amaliyatul Muttaqin, Arif Rahman, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jemaah yang hadir, panitia pelaksana, para pengurus masjid, remaja masjid, hingga para donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya demi terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurut Arif, keberlangsungan Maulid Arbain tidak hanya menjadi tanggung jawab pengurus masjid, tetapi merupakan hasil kebersamaan seluruh jemaah.
“Semoga kita semua mendapat pahala dari Allah SWT,” tuturnya.
Suasana kemudian semakin syahdu ketika lantunan shalawat menggema dari dalam masjid. Jemaah pun larut mengikutinya, seolah sejenak meninggalkan hiruk-pikuk kehidupan dan menyatukan hati dalam kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Memasuki acara inti, tausiyah agama disampaikan Ustadz Bayu Pradana, S.Pd. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh jemaah untuk tidak sekadar memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadikan akhlak dan keteladanan Rasulullah sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah, mempererat silaturahmi dan membangun kepedulian antarsesama.
Bagi masyarakat Desa Melati II, Maulid Arbain bukan sekadar agenda keagamaan yang dilaksanakan secara rutin. Di dalamnya terdapat ruang untuk berkumpul, bersilaturahmi, saling berbagi, sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
“Alhamdulillah, Maulid Arbain malam ke-22 ini berjalan lancar. Ini berkat kekompakan pengurus masjid, para jemaah, dan peran aktif remaja masjid,” kata Arif Rahman.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Melati II, Ketua BKM beserta jajaran pengurus, tokoh dan pemuka masyarakat, para remaja masjid, serta ratusan jemaah.
Sebagai bentuk kebersamaan, panitia juga menyediakan berbagai hidangan kuliner untuk jemaah. Air mineral, teh, hingga kopi panas turut disuguhkan, melengkapi suasana kekeluargaan setelah rangkaian ibadah dan tausiyah berlangsung.
Maulid Arbain malam ke-22 akhirnya bukan hanya meninggalkan lantunan shalawat di dalam masjid, tetapi juga pesan sederhana yang diharapkan terus hidup di tengah masyarakat: mencintai Rasulullah berarti berusaha meneladani akhlaknya, menjaga persaudaraan, dan menghadirkan kebaikan bagi sesama.
Melalui kegiatan tersebut, pengurus Masjid Amaliyatul Muttaqin berharap kecintaan kepada Rasulullah SAW semakin tumbuh di hati masyarakat, sekaligus menjadi jalan untuk mempererat tali silaturahmi dan memakmurkan masjid di Desa Melati II Pasar 6.









