Lantik 48 Keuchik, Sayuti Abubakar Serukan Jihad Melawan Narkoba di Lhokseumawe

Aceh15 Dilihat

Lhokseumawe,. An.Faisal wartawan inspirasipublik.news

Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., melontarkan peringatan keras terhadap ancaman narkoba yang dinilainya semakin mengkhawatirkan di tengah masyarakat. Para Keuchik diminta menjadi garda terdepan dalam memerangi peredaran barang terlarang itu, sekaligus memastikan aparatur gampong tidak terlibat judi online.

Pesan tegas tersebut disampaikan Sayuti saat melantik dan mengambil sumpah/ikrar 47 Keuchik terpilih serta mengesahkan satu Keuchik Pergantian Antarwaktu (PAW) di Gedung Harun Convention Hall, Kamis (8/10/2026).

Pelantikan itu bukan sekadar pergantian kepemimpinan di tingkat gampong. Di hadapan para Keuchik, Sayuti menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba yang dampaknya, menurut dia, telah merambah kehidupan keluarga.

“Jihad melawan narkoba!” seru Sayuti.

Ia mengaku menerima berbagai keluhan mengenai anak-anak yang terjerat narkoba, bahkan dilaporkan sampai melakukan tindakan yang merugikan keluarga sendiri.

“Peredaran narkoba Lhokseumawe sudah sangat mengkhawatirkan. Saya menerima keluhan tentang anak-anak yang terjerat narkoba, bahkan sampai memukul orang tua, mencuri barang dan berbagai persoalan lainnya. Ini sudah sangat luar biasa,” ujarnya.

Bagi Sayuti, persoalan narkoba tidak cukup ditangani aparat penegak hukum. Pemerintah gampong dan masyarakat harus ikut mengambil peran karena mereka dinilai lebih dekat dengan kehidupan warga serta mengetahui dinamika sosial di lingkungannya.

“Semua elemen harus bekerja sama. Garda terdepannya adalah Keuchik, karena Keuchiklah yang mengetahui seluk-beluk kehidupan gampong masing-masing. Tolong inventarisir siapa saja yang menjadi pengguna, lakukan edukasi. Kalau memang tidak bisa, ditindak sesuai ketentuan. Ini serius,” tegasnya.

Ia juga meminta dukungan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan unsur terkait agar upaya pencegahan serta pemberantasan narkoba berjalan secara terpadu.

Menurut Sayuti, Lhokseumawe juga menjadi tempat transit peredaran narkoba lintas nasional dan internasional. Karena itu, ia mengajak para Keuchik menjadikan momentum pelantikan sebagai titik awal memperkuat komitmen bersama dalam menghadapi persoalan tersebut.

“Melalui momentum pelantikan Keuchik ini, saya ingin kita semua berikrar dan berkomitmen bagaimana memberantas narkoba, tentunya dengan Keuchik sebagai garda terdepan,” katanya.

Aparatur Gampong Jangan Terlibat Judi Online

Selain narkoba, Sayuti turut menyoroti praktik judi online yang dinilai tidak boleh dibiarkan merambah lingkungan pemerintahan gampong.

Ia menegaskan, aparatur gampong harus mampu menjadi contoh bagi masyarakat, bukan justru terlibat dalam aktivitas yang bertentangan dengan tanggung jawabnya sebagai pelayan publik.

“Pastikan aparat gampong tidak ada yang terlibat judi online. Aparatur gampong harus menjadi panutan bagi masyarakat,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemberantasan narkoba, Pemerintah Kota Lhokseumawe juga akan memberikan penghargaan kepada masyarakat yang membantu mengungkap kasus narkoba, baik dengan menangkap maupun melaporkan pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkoba kepada aparat berwenang.

Safari Subuh Jadi Instruksi Kerja

Dalam kesempatan yang sama, Sayuti secara resmi mencanangkan Gerakan Salat Subuh Berjamaah atau Safari Subuh tingkat kecamatan. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung bergiliran setiap pekan dari satu gampong ke gampong lainnya.

Sayuti menegaskan, program itu tidak hanya dimaksudkan sebagai kegiatan ibadah bersama, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah, aparatur gampong dan masyarakat, sekaligus membangun keteladanan para pemimpin di tingkat lokal.

“Pada momentum yang mulia ini, saya selaku Wali Kota Lhokseumawe resmi mencanangkan Gerakan Salat Subuh Berjamaah Kecamatan. Ini berlaku untuk saya juga,” ujarnya.

Ia bahkan menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari instruksi kerja bagi aparatur gampong, bukan sekadar imbauan.

“Saya tegaskan, ini bukan sekadar imbauan, melainkan instruksi kerja. Ini perintah. Gerakan Safari Subuh ini wajib diikuti oleh seluruh perangkat gampong, mulai dari Keuchik hingga kepala dusun, kecuali yang memiliki uzur syar’i,” katanya.

Pengambilan sumpah/janji para Keuchik dilakukan oleh Tarmizi, S.Pd., M.H., selaku Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kota Lhokseumawe.

Dari 47 Keuchik yang dilantik, sebanyak 11 orang berasal dari Kecamatan Muara Dua, sembilan dari Kecamatan Banda Sakti, 18 dari Kecamatan Blang Mangat, dan sembilan dari Kecamatan Muara Satu.

Pada kesempatan tersebut, turut disahkan pelantikan Irwan sebagai Keuchik PAW Gampong Ujong Blang untuk sisa masa jabatan periode 2022–2028.