Bupati Aceh Tamiang Buka VKN PKN II Jatim 2026, Perkuat Kepemimpinan Adaptif dan Sinergi Pemulihan Pascabencana

Aceh Tamiang47 Dilihat

Aceh Tamiang || Inspirasipublik.news — Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH, secara resmi membuka Kegiatan Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan II Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 di Aula Setdakab Aceh Tamiang, Selasa (5/5/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Armia Pahmi menyampaikan ucapan selamat datang kepada para peserta VKN sekaligus apresiasi atas dipilihnya Aceh Tamiang sebagai lokasi visitasi. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi antardaerah dan penguatan kapasitas kepemimpinan.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Aceh Tamiang, kami menyambut baik kehadiran bapak dan ibu. Semoga kunjungan ini mempererat silaturahmi sekaligus menjadi energi positif untuk kita bangkit bersama,” ujarnya.

Bupati juga menyoroti kondisi Aceh Tamiang sebagai daerah yang heterogen dengan kekayaan budaya Melayu yang berpadu dengan adat Aceh. Namun demikian, daerah ini masih menghadapi tantangan serius, terutama pascabencana hidrometeorologi akibat siklon tropis Senyar pada akhir 2025 yang berdampak luas terhadap masyarakat.

“Penanganan bencana tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi harus terintegrasi dari mitigasi hingga pemulihan. Dibutuhkan kepemimpinan yang adaptif dan berbasis empati,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur, Dr. Ramli Anyato, SP., MT., menyampaikan terima kasih atas sambutan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. Ia juga menegaskan bahwa pada masa awal pascabencana, Dinas Sosial telah lebih dahulu turun langsung ke lokasi untuk membantu penanganan dampak bencana di Aceh Tamiang.

“Kami juga membawa tim lintas sektor, termasuk BPBD, DLH, dan Dinas Sosial yang sejak awal sudah terlibat dalam penanganan bencana di sini,” katanya.

Ia menjelaskan, kegiatan VKN ini diikuti oleh 60 peserta yang berasal dari berbagai instansi dan diharapkan mampu mengintegrasikan pembelajaran kepemimpinan dengan kondisi nyata di lapangan.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari sejumlah perangkat daerah Kabupaten Aceh Tamiang,

Masing-masing OPD menyampaikan data, kondisi lapangan, serta berbagai persoalan yang dihadapi dalam penanganan dampak bencana dan proses pemulihan daerah kepada peserta PKN Tingkat II.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan untuk penanganan pascabencana, antara lain 2 unit komputer all-in-one dan 1 unit printer dari BPSDM Provinsi Jawa Timur, 10 dus makanan siap saji senilai Rp43 juta dari BPBD Provinsi Jawa Timur, serta bantuan uang tunai masing-masing sebesar Rp300 juta dari peserta VKN PKN II, Rp200 juta dari PT Toba Pulp Lestari Tbk, Rp100 juta dari Kapal Api, Rp150 juta dari Pramuka, dan Rp20 juta dari pihak ketiga. Selain itu, bantuan perlengkapan sekolah dan perlengkapan ibadah senilai Rp40 juta juga disalurkan oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Aceh Tamiang, jajaran Pemkab, widyaiswara, peserta VKN, serta tamu undangan lainnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi dan pertukaran pengalaman dalam memperkuat kepemimpinan adaptif serta mempercepat pemulihan dan pembangunan daerah secara berkelanjutan di Aceh Tamiang. (Edwin)