Bupati Armia: Saat Banjir Melumpuhkan Komunikasi, ORARI Jadi Tumpuan Aceh Tamiang

Aceh Tamiang34 Dilihat

Aceh Tamiang. An.(RK) Inspirasipublik.news

Ketika banjir besar melanda Aceh Tamiang pada November 2025, jaringan telekomunikasi terputus dan pasokan listrik lumpuh. Di tengah situasi darurat itu, radio amatir menjadi salah satu tumpuan komunikasi untuk menghubungkan wilayah terdampak dengan pihak di luar daerah.

Pengalaman tersebut kembali dikenang Bupati Aceh Tamiang, Drs. Irjen Pol. (Purn.) Armia Pahmi, saat membuka Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) nonreguler wilayah Aceh Tahun 2026 di SMP Negeri 1 Karang Baru, Sabtu (17/10/2026).

Ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT) itu diikuti 116 peserta yang ingin memperoleh izin amatir radio sekaligus bergabung dengan Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI).

Dalam sambutannya, Armia menegaskan pentingnya keberadaan ORARI bagi Aceh Tamiang, daerah yang memiliki kerawanan terhadap bencana hidrometeorologi. Menurutnya, pengalaman menghadapi banjir besar tahun lalu menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya sistem komunikasi alternatif ketika jaringan konvensional tidak berfungsi.

“Waktu banjir, komunikasi terputus, listrik padam, tetapi hanya ada satu alternatif yang bisa kita manfaatkan. Hanya ORARI yang dapat kita manfaatkan, meski menggunakan aki mobil,” kenang Armia.

Bencana tersebut tidak hanya merusak infrastruktur dan mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga membatasi arus informasi dari wilayah terdampak. Dalam kondisi demikian, radio amatir berperan mendukung penyampaian informasi lapangan dan koordinasi penanganan darurat.

Pengalaman itu sekaligus menunjukkan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur fisik. Ketersediaan sarana komunikasi alternatif dan sumber daya manusia yang terampil juga menjadi bagian penting dalam memperkuat respons daerah ketika situasi darurat terjadi.

Karena itu, melalui pelaksanaan UNAR 2026, Armia berharap kapasitas sumber daya manusia di bidang komunikasi radio amatir di Aceh Tamiang semakin meningkat. Dengan demikian, kesiapsiagaan menghadapi bencana dapat diperkuat, terutama ketika jaringan telekomunikasi dan pasokan listrik mengalami gangguan.

Bupati Armia sendiri diketahui memiliki kode panggilan amatir radio YC6ARMI.

Pelaksanaan UNAR nonreguler tersebut diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital, dengan pelaksana Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio dan Infrastruktur Digital Kelas I Banda Aceh.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Balmon Kelas I Banda Aceh, Rosyid Susilo Nugroho; Ketua ORARI Daerah Aceh, T. Marzuki Oemar (YB6AK); Sekretaris ORARI Daerah Aceh, Hilman Suryadi (YC6GD); serta pemegang mandat ORARI Aceh Tamiang, Ichsan (YB6CX).