Bursa Ketua KONI Aceh Tamiang Menghangat, BAI: Jangan Ada Permainan di Balik Proses Pemilihan

Aceh Tamiang51 Dilihat

Aceh Tamiang, An.Edwin wartawan inspirasipublik.news

Bursa calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Aceh Tamiang mulai menghangat. Dukungan terhadap Hendriko Lubis, Ketua Sekber Wartawan Indonesia (SWI) sekaligus Ketua Cabang Olahraga (Cabor) Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Aceh Tamiang, kembali mengemuka.

Kali ini, dukungan disampaikan Ketua DPC Badan Advokasi Indonesia (BAI) Aceh Tamiang, Syamsul, dalam pertemuan di sebuah kafe di Karang Baru, Selasa (17/9/2026).

Syamsul menyatakan dukungan penuh kepada Hendriko Lubis untuk maju sebagai calon Ketua KONI Aceh Tamiang. Namun, menurutnya, dukungan terhadap seorang calon tidak boleh dimaknai sebagai upaya mengabaikan mekanisme organisasi.

Justru sebaliknya. Semakin besar dukungan yang muncul, semakin penting pula proses pemilihan Ketua KONI dilaksanakan secara terbuka, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Jangan hanya bicara siapa yang akan menjadi Ketua KONI. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana prosesnya berjalan. Jangan ada ruang untuk kepentingan tersembunyi dan jangan ada keputusan yang menimbulkan keraguan,” tegas Syamsul.

Menurutnya, seluruh tahapan harus dikembalikan kepada aturan dan mekanisme organisasi. Suara insan olahraga juga harus mendapatkan ruang yang semestinya dalam menentukan arah kepemimpinan KONI Aceh Tamiang.

“Biarkan aturan, transparansi dan suara insan olahraga yang menentukan. Kita tahu posisi KONI adalah lembaga yang harus netral dan dipercaya dalam menjalankan mandatnya,” ujarnya.

Sementara itu, Hendriko Lubis menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Ketua DPC BAI Aceh Tamiang, rekan-rekan media, organisasi masyarakat, serta sejumlah pimpinan cabang olahraga di Kabupaten Aceh Tamiang.

Ia menilai dukungan tersebut merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab yang harus dijawab dengan komitmen untuk membangun olahraga Aceh Tamiang.

“Dukungan ini tentu menjadi sebuah penghargaan dan amanah bagi saya. Terima kasih kepada Ketua DPC BAI, teman-teman media, organisasi masyarakat, serta para Ketua Cabor yang telah memberikan dukungan,” kata Hendriko.

Ia menegaskan, jika diberi amanah memimpin KONI Aceh Tamiang, dirinya ingin mendorong pembinaan olahraga yang lebih terarah, transparan dan berorientasi pada peningkatan prestasi atlet.

Syamsul menambahkan, tanggung jawab untuk memastikan proses pemilihan berjalan sesuai aturan kini berada pada jajaran KONI Aceh Tamiang.

“Kini, bola berada di tangan KONI Kabupaten Aceh Tamiang. Tunjukkan bahwa pemilihan Ketua KONI bukan sekadar perebutan kursi, tetapi momentum untuk menentukan masa depan olahraga daerah menuju Aceh Tamiang yang lebih maju,” pungkasnya.