Dari Kuala Simpang, Kapolres Aceh Tamiang Bangun Komunikasi dan Sinergi

Berita Polri37 Dilihat

Aceh Tamiang, An.Edwin wartawan inspirasipublik.news

Tidak semua persoalan keamanan selesai di balik meja. Sebagian justru bermula dari komunikasi, dari pertemuan yang membuka ruang untuk saling mendengar.

Semangat itulah yang terlihat saat Kapolres Aceh Tamiang AKBP Robby Ansyari, S.I.K., M.H., melakukan kunjungan kerja ke Mako Polsek Kuala Simpang, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Jumat (11/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi ruang bagi Kapolres untuk bertatap muka langsung dengan jajaran pemerintahan kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, para Datok Penghulu, serta personel Polsek Kuala Simpang.

Di hadapan jajarannya, Robby menekankan pentingnya kekompakan, kedisiplinan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Polisi, katanya, tidak cukup hanya hadir ketika gangguan keamanan terjadi, tetapi harus mampu hadir lebih awal melalui pelayanan yang cepat, humanis dan terbaik bagi masyarakat.

Komunikasi dengan masyarakat dan seluruh unsur terkait juga diminta terus diperkuat. Sebab, menjaga keamanan bukan pekerjaan satu institusi. Ada banyak tangan yang harus saling menguatkan agar suasana di tengah masyarakat tetap aman dan kondusif.

Pesan itu kemudian diterjemahkan dalam suasana pertemuan yang terbuka dan akrab. Kapolres berdialog dengan unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat dan para Datok Penghulu, menyerap masukan sekaligus memperkuat koordinasi mengenai berbagai persoalan di wilayah Kota Kuala Simpang.

Turut hadir Wakapolres Aceh Tamiang Kompol Rubby Nanda, S.H., S.I.K., para Pejabat Utama Polres Aceh Tamiang, Kapolsek Kuala Simpang Iptu Agus Gani Harto, S.H., serta unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, para Datok Penghulu dan personel Polsek Kuala Simpang.

Bhayangkari Tak Sekadar Berkumpul

Di sisi lain, rangkaian kunjungan kerja tersebut juga membawa cerita dari Bhayangkari.

Ketua Bhayangkari Cabang Aceh Tamiang Ny. Sonia Robby Ansyari bersama pengurus menyambangi Bhayangkari Ranting Kuala Simpang. Pertemuan itu diisi pembinaan, arahan dan motivasi untuk memperkuat kekompakan serta soliditas organisasi.

Namun, kunjungan tidak berhenti pada ruang pertemuan.

Ny. Sonia kemudian melihat langsung Pojok Kreasi Bhayangkari Ranting Kuala Simpang. Berbagai olahan makanan dan hasil kreativitas anggota dipamerkan. Dari sana terlihat upaya sederhana para anggota Bhayangkari mengembangkan keterampilan sekaligus membuka ruang produktivitas.

Langkah itu kemudian berlanjut ke Perkarangan Pangan Lestari (P2L). Lahan pekarangan dimanfaatkan secara produktif, bukan hanya untuk menghijaukan lingkungan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan keluarga.

Dua kegiatan tersebut memperlihatkan sisi lain dari kunjungan kerja: di balik tugas menjaga keamanan, ada pula upaya membangun keluarga yang kreatif, produktif dan mampu memanfaatkan apa yang tersedia di lingkungan sekitar.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Pertemuan antara polisi, pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, Datok Penghulu dan Bhayangkari itu sekaligus memperlihatkan bahwa kedekatan menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan.

Sebab keamanan tidak lahir hanya dari patroli dan penegakan hukum.

Keamanan juga tumbuh dari komunikasi yang terjaga, hubungan yang dekat dan kesediaan berbagai elemen untuk duduk bersama ketika persoalan muncul.

Dari Kuala Simpang, pesan itu kembali ditegaskan: polisi tidak hanya dituntut hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk mendengar, melayani dan berjalan bersama masyarakat.