Langkat, Jum’at 9/10/26,. An.Hermansyah Wartawan Inspirasipublik.news

Di tengah beban yang harus ditanggung warga akibat banjir, bantuan kebutuhan pokok menjadi salah satu bentuk kepedulian yang berarti. EMP Gebang Limited menyalurkan bantuan sosial berupa 500 kilogram beras kepada 100 kepala keluarga (KK) terdampak banjir di Desa Pekubuan, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Bantuan tersebut disalurkan pada Senin (14/9/2026) di halaman Masjid Al-Muttaqin, Dusun IX, Desa Pekubuan. Penyaluran dilakukan secara terbuka dengan melibatkan Kepala Desa Pekubuan, Syaiful Rahman, beserta sejumlah perangkat desa.
Sebanyak 100 karung beras, masing-masing seberat lima kilogram, dibagikan kepada warga yang rumahnya terdampak genangan hingga air masuk ke dalam tempat tinggal mereka.
Bagi warga yang mengalami langsung banjir, kondisi tersebut bukan sekadar genangan air. Banjir yang masuk ke dalam rumah turut mengganggu aktivitas keluarga dan menambah kebutuhan rumah tangga yang harus dipenuhi.
Seorang warga Desa Pekubuan mengungkapkan, ketinggian air banjir yang masuk ke rumahnya sempat mencapai lutut orang dewasa.
“Air banjir yang meluap masuk ke rumah saya mencapai lutut orang dewasa, Bang,” ujarnya kepada kru inspirasipublik.news.

Bantuan beras dari EMP Gebang Limited diharapkan dapat membantu meringankan beban warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan setelah terdampak banjir.
Kepala Desa Pekubuan, Syaiful Rahman, menyampaikan apresiasi atas kepedulian perusahaan yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat di wilayahnya.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada EMP Gebang Limited karena telah peduli terhadap masyarakat desa lintasan,” kata Syaiful Rahman.

Syaiful Rahman berharap, kepedulian tersebut dapat terus terjalin sehingga hubungan antara perusahaan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional tetap berjalan harmonis.
Penyaluran bantuan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung masyarakat dalam menghadapi dampak bencana, khususnya ketika kebutuhan pangan menjadi salah satu hal penting yang harus segera diperhatikan.
Secara lebih luas, bantuan tersebut sejalan dengan semangat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama tujuan kedua tentang penghapusan kelaparan, tujuan pertama tentang pengentasan kemiskinan, serta tujuan ke-11 mengenai permukiman yang berkelanjutan.
Melalui bantuan ini, diharapkan masyarakat Desa Pekubuan yang terdampak banjir dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kepedulian semacam ini sekaligus menjadi pengingat bahwa penanganan dampak bencana membutuhkan perhatian dan dukungan berbagai pihak, termasuk dunia usaha.











