EMP Gebang Mulai Pemboran Sumur Secanggang, Diproyeksikan Hasilkan 40 MMSCFD Gas

SUMUT123 Dilihat

Langkat, inspirasipublik.news

PT Energi Mega Persada (EMP) Gebang Limited mulai mengembangkan Lapangan Secanggang melalui pemboran sumur pengembangan SCGD-02 di Desa Bubun, Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Kegiatan seremonial spud-in atau tajak sumur dilaksanakan Rabu (12/8/2026) dan dihadiri perwakilan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, SKK Migas, Pemkab Langkat, kepolisian, pemerintah desa, serta mitra kerja EMP Gebang Limited.

Pengembangan Lapangan Secanggang direncanakan mencakup dua sumur, yakni SCGD-02 dan SCGD-01. Kedua sumur tersebut diproyeksikan memiliki potensi produksi mencapai 40 MMSCFD (million standard cubic feet per day).

General Manager EMP Gebang Limited, Fuminori Kaneko, mengatakan pemboran dijadwalkan mulai 15 Agustus 2026 setelah melalui proses perencanaan, kajian teknis, perizinan, pengadaan, logistik, persiapan lokasi, hingga koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kementerian ESDM, SKK Migas, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Langkat, Forkopimda, seluruh pemangku kepentingan serta masyarakat yang selama ini memberikan dukungan penuh atas kelancaran operasi perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu, Vice President of Overseas Business Division JAPEX, Satoshi Kanno, mengatakan gas alam yang nantinya dihasilkan dari Lapangan Secanggang akan dialirkan melalui jaringan pipa yang telah tersedia di Sumatera Utara.

Gas tersebut direncanakan dipasok untuk memenuhi kebutuhan perusahaan listrik negara, perusahaan gas negara, serta industri pupuk di wilayah setempat.

“Kami sangat bangga dan senang bahwa gas kami akan mendukung industri lokal serta membantu kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia,” katanya.

Wakil Direktur Utama PT Energi Mega Persada Tbk, Edoardus Ardianto, menegaskan investasi di sektor hulu migas bukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan energi saat ini, tetapi juga bagian dari upaya membangun ketahanan energi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.

“Hari ini, bersama mitra kami JAPEX, kami merasa terhormat dapat memulai sebuah perjalanan yang penuh optimisme. Kami percaya setiap langkah yang kita ambil hari ini akan menjadi fondasi bagi peluang-peluang yang lebih besar di masa depan,” ujarnya.

Kepala SKK Migas Sumbagut, Sebastian Julius, menyebut pemboran SCGD-02 merupakan bagian dari upaya SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) memenuhi target dan komitmen pemerintah dalam meningkatkan produksi serta lifting minyak dan gas bumi.

Apresiasi juga disampaikan Ditjen Migas Kementerian ESDM yang diwakili Subkoordinator Keselamatan Pekerja Hulu Migas, Jungjungan Mulia S.T.

Ia menyebut Lapangan Arbei terakhir berproduksi pada 2014. Setelah itu, belum ada lagi produksi dari Blok Gebang hingga saat ini.

Menurutnya, dimulainya pemboran Lapangan Secanggang menjadi langkah penting dalam menghidupkan kembali potensi produksi migas di wilayah tersebut sekaligus mendukung program onstream POD Central Secanggang.

Rangkaian kegiatan spud-in berlangsung selama dua hari. Pada hari pertama dilakukan penyembelihan sapi sebagai bentuk rasa syukur. Selanjutnya, perusahaan memberikan santunan kepada anak yatim dan melaksanakan prosesi adat tepung tawar bersama masyarakat sekitar.

Dengan dimulainya pemboran SCGD-02, EMP Gebang Limited bersama JAPEX berharap pengembangan Lapangan Secanggang dapat memberikan tambahan pasokan gas sekaligus memperkuat ketahanan energi dan mendukung aktivitas industri di Sumatera Utara.
(Hermansyah)