EWINDO dan SITH ITB Latih Warga Huntara Tamiang I Bangun Ketahanan Pangan Mandiri

Aceh Tamiang167 Dilihat

Aceh Tamiang || Inspirasipublik.news — PT East West Seed Indonesia (EWINDO) bekerja sama dengan Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Institut Teknologi Bandung (SITH ITB) menggelar pelatihan ketahanan pangan bagi warga Hunian Sementara (Huntara) Tamiang I, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (23/05/26).

Program tersebut merupakan kolaborasi industri dalam skema pengabdian masyarakat bottom up program dari DPMK ITB. Sebanyak 56 kepala keluarga yang tinggal di Huntara Tamiang I mengikuti pelatihan tersebut.

Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan materi mengenai teknik budidaya sayuran menggunakan sistem hidroponik, growbox dan wall planter, budidaya ikan lele dengan kolam bioflok, serta pengolahan pupuk organik dari limbah rumah tangga.

External Relations Manager PT EWINDO, Ahmad Fiqri Mubarok, mengatakan pelatihan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga, khususnya di tengah keterbatasan lahan di kawasan hunian sementara.

“Melalui pelatihan ini kami ingin warga huntara tidak hanya bergantung pada bantuan, tetapi juga mampu memanfaatkan lahan sempit untuk menanam kebutuhan pangan sehari-hari. Ketahanan pangan dimulai dari rumah tangga,” ujarnya.

Tidak hanya menerima materi teori, para peserta juga diajak mempraktikkan langsung pembuatan kebun mini di area huntara menggunakan bibit dan media tanam yang disediakan oleh PT EWINDO melalui merek dagang Cap Panah Merah.

Selain itu, PT EWINDO bersama SITH ITB berkomitmen memberikan pendampingan kepada warga selama satu bulan ke depan guna memastikan tanaman yang dibudidayakan dapat tumbuh dan produktif.

Salah seorang peserta pelatihan, Ibu Mia, mengaku kegiatan tersebut memberikan pengetahuan baru yang bermanfaat bagi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

“Sekarang kami jadi tahu cara menanam sayuran dengan hidroponik dan growbox. Kami juga bisa menanam kangkung dan cabai sendiri sehingga dapat membantu mengurangi pengeluaran dapur,” katanya.

Melalui program tersebut, PT East West Seed Indonesia berharap konsep ketahanan pangan berbasis komunitas dapat diterapkan di hunian sementara lainnya sehingga masyarakat mampu membangun kemandirian pangan secara berkelanjutan.

PT East West Seed Indonesia atau yang dikenal luas dengan merek Cap Panah Merah merupakan perusahaan benih sayuran terpadu pertama di Indonesia yang berfokus pada pemuliaan tanaman hortikultura berkualitas tinggi. Berdiri sejak tahun 1990, perusahaan ini juga aktif menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Melalui berbagai program sosial tersebut, PT EWINDO menegaskan komitmennya untuk terus menjadi “Sahabat Petani yang Paling Baik” dengan menghadirkan kontribusi yang tidak hanya sebatas penyediaan benih hortikultura, tetapi juga pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

(irol)