Hujan Deras Mengintai, Babinsa Pantau Tanggul Sungai Tamiang di Seruway

Aceh Tamiang21 Dilihat

Aceh Tamiang, An.Edwin Inspirasipublik.news

Ancaman banjir tak hanya soal luapan air sungai. Kondisi tanggul di sepanjang bantaran juga menjadi titik penting yang perlu diawasi, terutama ketika hujan berintensitas tinggi terus mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.

Menyikapi potensi tersebut, Babinsa Koramil 03/Seruway, Sertu Husain, turun langsung memantau kondisi tanggul di sepanjang bantaran Sungai Tamiang, Desa Gelung, Kecamatan Seruway, Senin (12/10/2026).

Pemantauan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan meningkatnya debit air sungai yang berpotensi mengancam permukiman dan keselamatan masyarakat di kawasan rawan banjir.

Di lapangan, Sertu Husain memperhatikan kondisi tanggul sekaligus memantau perkembangan air sungai. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mengenali potensi kerawanan sedini mungkin, terutama apabila hujan terus berlangsung dan permukaan air mengalami kenaikan.

TANGGUL JADI PERHATIAN, KEWASPADAAN TAK BOLEH KENDOR

Bagi masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai, perubahan kondisi air maupun tanggul perlu mendapat perhatian serius. Kewaspadaan sejak dini menjadi penting agar potensi bahaya dapat diketahui dan dilaporkan sebelum berkembang menjadi keadaan yang lebih mengkhawatirkan.

Karena itu, Sertu Husain mengimbau warga agar terus memperhatikan perubahan debit air Sungai Tamiang, khususnya saat curah hujan meningkat.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan tanda-tanda kerusakan tanggul, rembesan air, atau kondisi lain yang dinilai berpotensi menimbulkan banjir.

Informasi dari warga menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung kewaspadaan di lapangan. Dengan komunikasi yang baik antara masyarakat, Babinsa, dan aparat terkait, potensi kerawanan diharapkan dapat diketahui lebih cepat sehingga langkah penanganan bisa segera dikoordinasikan.

DETEKSI DINI, LANGKAH PENTING MENGHADAPI BANJIR

Kehadiran Babinsa di kawasan bantaran Sungai Tamiang mencerminkan kepedulian TNI terhadap keselamatan masyarakat di wilayah binaan. Pemantauan berkala juga menjadi bagian dari kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan bencana, terutama di tengah kondisi cuaca yang berpotensi memicu kenaikan debit sungai.

Meski pemantauan terus dilakukan, kewaspadaan tetap membutuhkan keterlibatan semua pihak. Masyarakat diharapkan tidak mengabaikan perubahan kondisi lingkungan dan segera berkoordinasi dengan aparat apabila menemukan potensi bahaya.

Bagi Koramil 03/Seruway, keterlibatan di lapangan merupakan bagian dari upaya bersinergi dengan masyarakat dan aparat terkait dalam mengantisipasi dampak bencana alam.

Sebab, dalam menghadapi ancaman banjir, langkah antisipasi tidak boleh menunggu sampai air meluap dan keadaan memburuk.

Mengenali potensi bahaya lebih awal, menyampaikan informasi dengan cepat, dan meningkatkan kesiapsiagaan menjadi bagian penting dalam melindungi keselamatan warga.