Jumat Berkah Polres Aceh Tamiang, Tiga Paket Sembako Menyapa Warga Tupah

Berita Polri31 Dilihat

Aceh Tamiang, An. (Edwin) Wartawan inspirasipublik.news

umat pagi di Desa Tupah, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, berlangsung seperti hari-hari biasa. Namun, bagi tiga warga yang menerima paket sembako dari Polres Aceh Tamiang, kedatangan personel Sat Binmas pada Jumat (11/9/2026) membawa arti yang berbeda.

Sekitar pukul 09.00 WIB, tiga paket kebutuhan pokok diserahkan kepada warga yang menjadi sasaran program Bantuan Sosial Jumat Berkah. Bantuan itu merupakan bagian dari kepedulian Kapolres Aceh Tamiang melalui Sat Binmas kepada masyarakat yang membutuhkan.

Nilainya mungkin sederhana. Tetapi di tengah kebutuhan hidup yang terus berjalan, sebuah paket sembako dapat menjadi sedikit ruang untuk bernapas bagi keluarga yang sedang menghadapi keterbatasan ekonomi.

Program tersebut menyasar masyarakat dari berbagai latar belakang, mulai warga kurang mampu, lanjut usia, pekerja informal, buruh harian, pedagang kecil, hingga masyarakat yang terdampak bencana atau tinggal di wilayah dengan akses bantuan yang terbatas.

Bagi Polres Aceh Tamiang, Jumat Berkah tidak berhenti pada penyerahan bantuan. Ada perjumpaan yang ingin dibangun—polisi datang, menyapa, mendengar, sekaligus melihat lebih dekat kehidupan masyarakat.

Sebab, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak selalu harus hadir dalam situasi yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban. Pada ruang-ruang sederhana seperti inilah hubungan antara polisi dan masyarakat juga dirawat.

Dari sebuah paket sembako, komunikasi terjalin. Dari sebuah kunjungan, jarak antara aparat dan warga dipangkas.

Kehadiran personel Sat Binmas di Desa Tupah sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Hubungan yang dekat diharapkan ikut memperkuat terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif.

Jumat Berkah pun akhirnya bukan semata soal berapa banyak paket yang dibagikan. Lebih dari itu, ada pesan sederhana yang dibawa: di tengah kesulitan, kepedulian sekecil apa pun tetap memiliki arti.

Dan bagi masyarakat, kehadiran yang datang untuk membantu—meski dengan sesuatu yang sederhana—setidaknya mengingatkan bahwa mereka tidak berjalan sendirian.