Kesbangpol Aceh Tamiang Perkuat Sinergi dengan SWI, Tekankan Tertib Administrasi Organisasi

Aceh Tamiang58 Dilihat


Karang Baru, An.Edwin Wartawan Inspirasipublik.news

Membangun hubungan yang sehat antara pemerintah dan elemen masyarakat tidak cukup hanya dengan pertemuan di ruang-ruang formal. Komunikasi langsung menjadi salah satu cara untuk memastikan organisasi masyarakat tetap aktif, tertib administrasi, sekaligus mampu mengambil bagian dalam pembangunan daerah.

Semangat itulah yang terlihat saat Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Aceh Tamiang melakukan kunjungan dinas ke Kantor DPD Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Kabupaten Aceh Tamiang di Karang Baru, Selasa (23/9/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda pendataan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang dilakukan Kesbangpol Aceh Tamiang. Hingga kunjungan ke DPD SWI, agenda pendataan tersebut telah memasuki organisasi ke-37.

Tim Kesbangpol dipimpin Analis Kebijakan Ahli Muda Kesbangpol Aceh Tamiang, Mahmun, S.Sos. Kedatangan tersebut tidak hanya untuk memastikan keberadaan dan keaktifan organisasi, tetapi juga menjadi ruang membangun komunikasi serta memperkuat kemitraan antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat.

Mahmun mengatakan, pendataan dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah mengetahui perkembangan serta aktivitas organisasi yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang.

“Kami mengapresiasi DPD SWI yang telah resmi terdaftar. Ke depan, kami berharap SWI dapat menyampaikan laporan kegiatan minimal dua kali dalam setahun. Tidak perlu terlalu rumit, cukup melampirkan narasi singkat dan foto dokumentasi kegiatan sebagai bahan rekapitulasi kami,” ujar Mahmun.

Menurutnya, tertib administrasi menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi. Selain memudahkan pemerintah melakukan pendataan, laporan kegiatan juga menjadi gambaran bahwa sebuah organisasi benar-benar menjalankan program dan aktivitasnya.

Di sisi lain, Ketua DPD SWI Aceh Tamiang, Hendriko Lubis, menyambut baik kunjungan jajaran Kesbangpol tersebut.

Hendriko menilai, kunjungan tersebut bukan sekadar agenda pendataan, tetapi juga menjadi momentum mempererat komunikasi antara SWI dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.

“Terima kasih atas kunjungan Kesbangpol. Bagi kami, ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan komunikasi dan kemitraan dengan Pemkab Aceh Tamiang,” kata Hendriko.

Hendriko menegaskan, SWI akan terus berupaya menjalankan organisasi secara profesional dan tertib, termasuk dalam hal administrasi serta pelaporan kegiatan.

Hendriko juga mengingatkan seluruh jajaran pengurus dan anggota SWI agar tidak hanya aktif dalam menjalankan fungsi jurnalistik, tetapi juga memahami tanggung jawab organisasi.

“Saya meminta seluruh pengurus dan anggota SWI untuk bekerja profesional, menjaga marwah organisasi serta tertib dalam administrasi. Setiap kegiatan harus dicatat dan dilaporkan dengan baik. Eksistensi organisasi bukan hanya terlihat dari nama, tetapi dari aktivitas dan kontribusi nyata yang dilakukan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hendriko turut menegaskan bahwa keberadaan pers memiliki posisi strategis dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, SWI berkomitmen menjalankan fungsi jurnalistik dengan mengedepankan profesionalisme, etika dan kepentingan publik.

Sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat, menurutnya, harus dibangun dalam suasana terbuka dan saling menghargai. Pemerintah membutuhkan mitra yang mampu menyampaikan informasi kepada masyarakat, sementara organisasi masyarakat juga membutuhkan ruang komunikasi agar aspirasi dan kegiatan mereka dapat tersampaikan secara baik.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran Kesbangpol Aceh Tamiang dan pengurus DPD SWI Aceh Tamiang sebagai simbol terjalinnya komunikasi dan sinergi antarlembaga.

Bagi SWI, kunjungan tersebut menjadi pengingat bahwa membesarkan organisasi bukan hanya soal struktur dan nama, tetapi juga tentang keaktifan, tertib administrasi, profesionalisme serta kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah.