Listrik Kerap Padam Menjelang Maghrib dan Tengah Malam, Warga Alah Air Timur Pertanyakan Kinerja PLN

Meranti, an.Harfilin wartawan inspirasipublik.news

Belum masuk waktu maghrib, lampu kembali padam. Malam hari ketika warga mulai beristirahat, listrik kembali mati. Keadaan seperti itu disebut sudah berulang kali dirasakan masyarakat Desa Alah Air Timur, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Bagi warga, pemadaman bukan lagi gangguan sesaat. Aktivitas ibadah, usaha dan kebutuhan rumah tangga ikut terganggu ketika pasokan listrik tiba-tiba terputus.

Raja Alfian, warga Desa Alah Air Timur, mengaku kecewa. Menurut dia, pemadaman cukup sering terjadi, termasuk menjelang maghrib dan tengah malam.

“Saya Raja Alfian selaku masyarakat Desa Alah Air Timur sangat kecewa sekali dengan kondisi PLN yang sering mati lampu. Kalau kita hitung minyak yang biasa digunakan PLN, satu jam berapa drum yang bisa disimpannya?” kata Raja, Sabtu (12/9/2026).

Dari persoalan listrik yang mati, perhatian warga kemudian mengarah pada kondisi mesin pembangkit dan penggunaan bahan bakar minyak.

Raja mempertanyakan apa yang terjadi terhadap BBM ketika mesin mengalami kerusakan. Pertanyaan itu, menurutnya, perlu dijawab PLN agar masyarakat tidak terus berada dalam tanda tanya.

“Yang jadi pertanyaan dikemanakan minyak di saat mesin rusak? Apakah memang disengaja oleh pihak PLN Gogok? Saya selaku masyarakat ingin penjelasan dari PLN Gogok,” ujarnya.

Raja menggambarkan kondisi listrik di desanya sudah cukup memprihatinkan.

“Sehingga desa kami macam kampung tinggal,” katanya.

Pemadaman Bergilir.

Keluhan serupa tidak hanya berkaitan dengan Desa Alah Air Timur. Pola pemadaman di sejumlah wilayah Kepulauan Meranti juga menjadi pembicaraan masyarakat.

Dari informasi yang dihimpun, pemadaman berlangsung bergilir. Kota Selatpanjang, Tebing Tinggi Barat, Merbau, Putri Puyu, Rangsang hingga Rangsang Barat disebut ikut merasakan gangguan pasokan listrik.

Bagi masyarakat, pola seperti itu membuat mereka sulit memperkirakan kapan listrik akan tersedia dan kapan kembali padam.

Pedagang harus menyesuaikan kegiatan usahanya. Warga yang hendak beribadah juga tidak jarang harus berhadapan dengan kondisi gelap. Ketika malam tiba, persoalan yang sama kembali muncul.

Pertanyaannya kemudian sederhana: sampai kapan kondisi seperti ini akan berlangsung?

Soal Mesin dan BBM

Frekuensi pemadaman membuat warga mulai mempertanyakan keandalan mesin pembangkit sekaligus pemeliharaannya.

Kerusakan mesin yang berulang tentu membutuhkan penjelasan. Begitu pula penggunaan BBM ketika mesin tidak beroperasi.

Sejumlah dugaan bahkan mulai muncul di tengah masyarakat, termasuk dugaan persoalan dana pemeliharaan dan penggunaan BBM. Namun, tudingan tersebut masih sebatas dugaan warga dan belum dapat disimpulkan sebagai sebuah pelanggaran tanpa pemeriksaan dan bukti yang jelas.

Karena itu, penjelasan PLN menjadi penting.

Masyarakat berhak mengetahui apa penyebab pemadaman, bagaimana kondisi mesin pembangkit, bagaimana pemeliharaan dilakukan, serta bagaimana pengelolaan BBM ketika terjadi kerusakan.

Seorang sumber yang meminta namanya tidak ditulis bahkan meminta adanya evaluasi terhadap kepemimpinan PLN di Selatpanjang.

“Kalau Kepala PLN Selatpanjang tidak bisa berbuat apa-apa, lebih baik pindah. Biar digantikan sama yang profesional agar bisa mewujudkan PLN yang andal. Kalau seperti Kepala PLN ini, masyarakat sudah tak percaya,” katanya.

Menunggu Jawaban PLN

Sampai berita ini diterbitkan, pihak PLN Rayon Tebing Tinggi dan PLN Cabang Selatpanjang masih diupayakan untuk dikonfirmasi mengenai keluhan warga, termasuk penyebab pemadaman dan pola distribusi listrik di wilayah tersebut.

Warga tidak sekadar membutuhkan listrik menyala. Mereka membutuhkan kepastian.

Sebab ketika lampu padam, yang ikut berhenti bukan hanya penerangan. Ada kegiatan usaha yang tersendat, aktivitas rumah tangga yang terganggu dan warga yang harus menunggu sampai listrik kembali.

Kini, masyarakat Alah Air Timur menunggu penjelasan PLN. Bukan sekadar kapan listrik menyala, tetapi kapan persoalan pemadaman yang berulang itu benar-benar mendapat jalan keluar.