LPSA Aceh Tamiang Peringati Maulid Nabi, Gaungkan Keteladanan Rasulullah dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Aceh Tamiang46 Dilihat

Aceh Tamiang, An.(RK) Redaksi Inspirasipublik.news

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah menjadi momentum bagi Lembaga Pejuang Srikandi Aceh (LPSA) DPD Aceh Tamiang untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menanamkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Mengusung tema “Mari Bersama Meningkatkan Kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan Meneladani Akhlak Mulia Beliau dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara”, kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Masjid Syuhada, Kampung Bundar, Kecamatan Karang Baru, Minggu (11/10/2026).

Peringatan Maulid ini tidak sekadar menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW perlu diwujudkan melalui perilaku nyata, seperti kejujuran, amanah, persaudaraan, kepedulian sosial, serta sikap saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Datok Penghulu Kampung Bundar Zainal. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas semangat para perempuan yang tergabung dalam LPSA dalam menjalankan organisasi dan menyelenggarakan kegiatan keagamaan.

Zainal berharap, LPSA DPD Aceh Tamiang semakin berkembang, solid, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui kegiatan sosial maupun keagamaan.

Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar, turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan iman dan takwa serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai-nilai keteladanan tersebut, kata dia, juga penting diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, terutama melalui sikap amanah, semangat kebersamaan, serta kepedulian terhadap sesama.

Dalam kesempatan itu, Syuibun juga mengajak anggota LPSA untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial, termasuk mendukung gerakan sedekah subuh bagi pembangunan Masjid Agung Aceh Tamiang.

Syuibun mencontohkan, sedekah sebesar Rp2.000 yang dilakukan secara rutin oleh masyarakat dapat menjadi kekuatan gotong royong apabila dihimpun bersama. Meski nominalnya relatif kecil, semangat berbagi tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi kepentingan umat.

Pesan tersebut sejalan dengan tema Maulid yang mengajak masyarakat tidak hanya mencintai Rasulullah SAW melalui ucapan dan selawat, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan nyata.

Suasana religius semakin terasa saat tausiah disampaikan Al-Ustaz Dedi Suriansah, M.A. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, memperbanyak selawat, serta mengambil hikmah dari kisah Nabi Adam AS dan Siti Hawa serta dari berapa nabi seperti nabi Nuh yang ratusan tahun malah pengikutnya hanya sedikit, dan ini hanya sebagai bahan renungan dalam menjalani kehidupan.

“saya juga mengingatkan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW, termasuk menjaga hubungan baik antarsesama, memperkuat keharmonisan keluarga, dan membangun kebersamaan di lingkungan organisasi,” katanya.

Menurutnya, sikap saling menghargai, menjaga persaudaraan, dan menumbuhkan kepedulian sosial merupakan bagian penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.

Nilai-nilai tersebut juga relevan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ketika kejujuran, amanah, persatuan, dan kepedulian menjadi pegangan bersama, kehidupan bermasyarakat diharapkan semakin kuat serta terhindar dari sikap yang merusak kebersamaan.

Melalui peringatan Maulid ini, LPSA diharapkan tidak hanya mempererat silaturahmi antaranggota, tetapi juga terus mengambil peran dalam kegiatan sosial dan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Meski berlangsung dalam waktu relatif singkat, kegiatan tersebut berjalan khidmat. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan menjadi pengingat bahwa keteladanan Rasulullah harus tercermin dalam perilaku sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, organisasi, maupun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Sebagai penutup rangkaian acara, Ketua DPD LPSA Aceh Tamiang bersama Plt. Sekdakab Drs. Syuibun Anwar, Ustaz Dedi Suriansah, dan Datok Penghulu Kampung Bundar Zainal menyerahkan sedekah serta makanan kepada anak-anak yatim. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama.

Acara tersebut dihadiri Ketua DPD LPSA Aceh Tamiang beserta jajaran pengurus dan anggota, Plt. Sekdakab Aceh Tamiang Drs. Syuibun Anwar, Datok Penghulu Kampung Bundar Zainal, unsur Polsek Karang Baru, Koramil Karang Baru, Ketua SWI DPD Aceh Tamiang Hendriko Lubis, dan anak-anak yatim piatu, serta sejumlah undangan lainnya.