Pertamina Goes to School, 109 Siswa SMAN 2 Patra Nusa Mayak Payed Diajak Kenali Dunia Migas

Aceh149 Dilihat

An.(RK) inspirasipublik.news

ACEH TAMIANG — Dunia minyak dan gas bumi selama ini mungkin hanya dikenal siswa dari pemberitaan atau buku pelajaran. Namun, melalui program Pertamina Goes to School, 109 siswa SMAN 2 Patra Nusa Mayak Payed, Aceh Tamiang, mendapat kesempatan mengenal lebih dekat industri hulu migas sekaligus melihat peluang profesi di balik sektor energi tersebut.

Program yang digelar Pertamina EP Rantau Field itu mengusung tema “Mengenal Dunia Migas: Energi untuk Negeri, Inspirasi untuk Generasi.”

Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda kunjungan perusahaan ke sekolah. Lebih dari itu, program ini menjadi ruang edukasi untuk mempertemukan dunia pendidikan dengan kebutuhan sumber daya manusia di sektor energi, khususnya industri hulu migas.

Kepala SMAN 2 Patra Nusa Mayak Payed, Ernawati, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kehadiran Pertamina EP Rantau Field memberikan pengalaman sekaligus wawasan baru bagi para siswa untuk mengenal dunia industri sejak dini.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Pertamina EP Rantau ke sekolah kami. Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam menambah wawasan siswa, khususnya pada bidang energi. Bahkan, sedari awal para siswa mendapat kesempatan memahami kebutuhan dunia kerja industri hulu migas,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah perwira Pertamina EP Rantau Field hadir sebagai narasumber dalam dialog interaktif bersama para siswa.

Materi yang diberikan tidak hanya membahas sejarah industri hulu migas, tetapi juga mengajak siswa memahami bagaimana proses produksi minyak dan gas bumi berlangsung. Para siswa turut diperkenalkan dengan beragam profesi yang dibutuhkan dalam industri hulu migas.

Suasana kegiatan semakin hidup karena materi dikemas secara interaktif. Selain pemaparan edukatif, siswa diajak mengikuti kuis dan sesi diskusi sehingga proses pembelajaran berlangsung lebih santai dan menyenangkan.

Antusiasme pun terlihat dari keterlibatan para siswa dalam setiap sesi yang diselenggarakan.

Sementara itu, Field Manager Pertamina EP Rantau Field, Tomi Wahyu Alimsyah, mengatakan pembangunan ketahanan energi tidak cukup hanya dengan memastikan ketersediaan pasokan minyak dan gas bumi.

Menurutnya, ketahanan energi juga harus dibangun dengan menyiapkan generasi muda yang nantinya memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk mengelola sektor energi Indonesia.

“Diharapkan melalui kegiatan ini para siswa dapat memahami bisnis hulu migas sedari dini dan ke depannya tergerak mengembangkan diri pada bidang energi, khususnya hulu migas,” katanya.

Pesan tersebut menjadi bagian penting dari program Pertamina Goes to School. Sebab, mengenalkan industri migas kepada pelajar bukan hanya berbicara mengenai minyak dan gas bumi, tetapi juga membuka cakrawala tentang ilmu pengetahuan, teknologi, profesi, serta tantangan pengelolaan energi di masa depan.

Tentang Pertamina EP Field Rantau

PT Pertamina EP Field Rantau merupakan salah satu wilayah kerja di bawah Pertamina Hulu Rokan Zona 1 yang menjalankan kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.

Kegiatan operasional PEP Rantau berada di bawah koordinasi dan pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatra Bagian Utara (Sumbagut).

Area operasional PEP Rantau tersebar di dua kabupaten/kota, mencakup empat kecamatan dan puluhan desa.

Selain menjalankan kegiatan operasi migas, PEP Rantau juga melaksanakan Program Pengembangan Masyarakat (PPM) melalui berbagai program inovatif di bidang ekonomi, sosial, lingkungan dan tata kelola kelembagaan.

Program tersebut diarahkan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya pembangunan yang berkelanjutan.