Polisi Tak Sekadar Berpatroli, Warga Diajak Jadi Mata dan Telinga Kamtibmas

Berita Polri28 Dilihat

Aceh Tamiang, An.Edwin wartawan inspirasipublik.news

Menjaga keamanan bukan hanya soal berkeliling menggunakan kendaraan patroli. Di tengah aktivitas masyarakat yang terus bergerak, kehadiran polisi juga dituntut mampu menyapa, mendengar dan membangun komunikasi langsung dengan warga.

Hal itulah yang dilakukan Satuan Samapta Polres Aceh Tamiang melalui patroli dialogis di sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, Minggu (20/9/2026).

Patroli tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah munculnya gangguan keamanan sekaligus memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman dan nyaman.

Personel Sat Samapta menyambangi sejumlah lokasi strategis dengan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi. Bukan sekadar melakukan pemantauan, petugas juga turun berdialog dengan warga, petugas keamanan, pelaku usaha maupun masyarakat yang ditemui di sepanjang kegiatan.

Dalam dialog tersebut, pesan-pesan kamtibmas disampaikan secara langsung. Warga diajak tidak lengah terhadap lingkungan sekitar dan segera memberikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

Sebab, kejahatan kerap muncul ketika lingkungan kehilangan kewaspadaan.

Masyarakat diingatkan untuk memastikan rumah dan tempat usaha dalam keadaan aman, sekaligus meningkatkan perhatian terhadap potensi tindak kriminalitas, termasuk pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor (C3).

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Robby Ansyari, S.I.K., M.H., mengatakan patroli dialogis menjadi salah satu langkah yang terus dikedepankan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat.

“Melalui patroli dialogis, anggota tidak hanya melakukan pemantauan keamanan, tetapi juga membangun komunikasi dengan masyarakat. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujar AKBP Robby.

Menurutnya, keamanan tidak dapat dibebankan hanya kepada kepolisian. Dibutuhkan kepedulian dan partisipasi masyarakat untuk mendeteksi sejak dini berbagai potensi gangguan kamtibmas.

“Kami mengajak masyarakat agar terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, saling mengingatkan dalam menjaga keamanan, serta tidak ragu menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas. Kolaborasi yang baik antara Polri dan masyarakat menjadi kunci terciptanya situasi yang kondusif,” tambahnya.

Dari hasil patroli, situasi di sejumlah lokasi yang menjadi sasaran terpantau aman dan tertib. Aktivitas masyarakat berjalan normal dan tidak ditemukan kejadian menonjol.

Bagi Sat Samapta Polres Aceh Tamiang, patroli bukan sekadar rutinitas. Di balik kendaraan yang berkeliling dan personel yang menyambangi warga, ada pesan sederhana yang ingin dibangun: keamanan akan lebih kuat ketika polisi hadir dan masyarakat ikut peduli.

Melalui patroli dialogis yang dilakukan secara rutin, Polres Aceh Tamiang terus mendorong terciptanya lingkungan yang aman, tertib dan nyaman, sekaligus membangun hubungan yang semakin dekat antara polisi dan masyarakat.