Raja Alfian Ketua F.SPTI-K.SPSI Meranti Raih Apresiasi Polri di HUT Bhayangkara ke-80

Daerah670 Dilihat

SELATPANJANG, inspirasipublik.news — Rabu 1/7/2026, Dedikasi seorang pemimpin buruh di Kepulauan Meranti kembali mendapat pengakuan negara. Raja Alfian, Ketua Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (F.SPTI) – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K.SPSI) Kepulauan Meranti, menerima piagam apresiasi langsung dari Kapolres Kepulauan Meranti.

Piagam tersebut diserahkan Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., bertepatan dengan peringatan HUT Bhayangkara ke-80. Apresiasi diberikan atas komitmen Raja Alfian sebagai pelopor dan motor penggerak Program Sabuk Kamtibmas Polri.

Penghargaan itu merupakan bentuk pengakuan atas sinergi harmonis yang dibangun Raja Alfian bersama Polres Kepulauan Meranti. Sinergi tersebut dinilai berhasil menciptakan komunikasi konstruktif di lingkungan industrial, mencegah potensi konflik sosial, dan menjaga stabilitas keamanan daerah.

“Beliau berhasil mencegah potensi konflik sosial di lingkungan industrial. Kontribusi nyata ini tidak hanya mendukung produktivitas ekonomi Kabupaten Kepulauan Meranti, tetapi juga mempererat kemitraan strategis antara kaum buruh dan Polres Kep. Meranti,” bunyi petikan piagam apresiasi.

Program Sabuk Kamtibmas merupakan strategi Polri membangun kemitraan dengan elemen masyarakat, termasuk kaum buruh, untuk menjaga situasi tetap aman, damai, dan kondusif.

Melalui perannya, Raja Alfian aktif menjadi jembatan komunikasi antara manajemen perusahaan, pekerja, dan aparat keamanan. Ia disebut telah menjadi teladan bagi rekan-rekan pekerja di Meranti.

Kepulauan Meranti sebagai daerah kepulauan dengan banyak sektor industri dan pelabuhan memiliki kerentanan terhadap gesekan hubungan industrial. Kehadiran figur seperti Raja Alfian dinilai penting untuk meredam potensi gesekan sejak dini.

“Kondisi Kamtibmas yang aman adalah modal utama. Kalau buruh tenang kerja, perusahaan produktif, maka ekonomi daerah ikut bergerak. Itu muaranya untuk Indonesia Emas,” ujar Raja Alfian usai menerima piagam.

Sebagai Ketua F.SPTI-K.SPSI Meranti, Raja Alfian menegaskan pihaknya akan terus konsisten menjadi mitra strategis Polri.

Kami dari F.SPTI-K.SPSI berkomitmen menjaga marwah pekerja. Menuntut hak iya, tapi harus dengan cara yang bermartabat dan tidak merusak kondusivitas daerah. Polri adalah mitra, bukan lawan,” tegasnya.

Apresiasi di momentum HUT Bhayangkara ke-80 ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi serikat pekerja lainnya di Riau. Sinergi antara buruh, pengusaha, dan Polri dinilai menjadi kunci mewujudkan stabilitas sosial dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kepulauan Meranti.
(Amir Hasan)