Sidak Pasar Kualasimpang, Bupati Armia Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali

Aceh Tamiang136 Dilihat

Aceh Tamiang, inspirasipublik.news

Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Kualasimpang, Aceh Tamiang, masih dalam kondisi relatif terkendali. Kepastian itu diperoleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak), Jumat (14/8/2026).

Sidak dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan sekaligus mengetahui langsung perkembangan harga di tingkat pedagang.

Bupati Armia menyusuri sejumlah lapak, mulai dari pedagang sembako, daging hingga sayur-mayur. Ia berdialog dengan pedagang untuk mengecek stok dan harga komoditas yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Komoditas yang dipantau antara lain beras, minyak goreng, cabai, telur dan daging ayam.

“Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan stok bahan pangan masyarakat cukup dan harganya tetap stabil. Dari hasil dialog dengan para pedagang, secara umum pasokan masih aman dan kenaikan harga relatif terkendali,” ujar Armia.

Dari sejumlah komoditas yang dipantau, harga cabai menjadi salah satu perhatian. Pedagang menyebut harga cabai merah kini berada di kisaran Rp25.000 per kilogram, turun dibandingkan sebelumnya yang mencapai sekitar Rp30.000 per kilogram.

Sedangkan cabai hijau dijual sekitar Rp30.000 per kilogram dan cabai rawit mencapai Rp60.000 per kilogram. Dengan demikian, harga cabai rawit masih menjadi yang tertinggi dibandingkan jenis cabai lainnya.

Selain harga, Bupati Armia juga memastikan distribusi bahan pangan dari distributor hingga pedagang berjalan lancar. Pemerintah daerah tidak ingin gangguan distribusi menjadi pemicu kelangkaan maupun lonjakan harga di pasar.

Armia mengingatkan pedagang agar tidak menaikkan harga secara sepihak di luar batas kewajaran. Ia juga meminta kebersihan dan ketertiban lingkungan pasar tetap dijaga.

Usai peninjauan, Bupati bersama Dinas Perdagangan Kabupaten Aceh Tamiang melakukan evaluasi untuk menentukan langkah antisipasi jika terjadi kenaikan harga pada komoditas tertentu.

Pemantauan pasar tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Aceh Tamiang menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia dengan harga yang wajar.
(RK)