Aceh Utara, An.Faisal Wartawan Inspirasipublik.news
Suasana penuh keakraban mewarnai kunjungan Komandan Batalyon Kavaleri 11/Macan Setia Cakti (Yonkav 11/MSC), Letkol Kav Dani Syahputra, S.A.P., bersama jajaran prajurit ke Dayah Madinatuddiniah, Gampong Trieng Meuduro, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, Kamis (10/9/2026).
Kunjungan tersebut bukan sekadar silaturahmi. Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI, ulama, dan masyarakat, sekaligus membangun sinergi dalam menjaga kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat Aceh.
Setibanya di dayah, Letkol Kav Dani Syahputra bersama para prajurit Yonkav 11/MSC bersilaturahmi dengan pimpinan Dayah Madinatuddiniah, Abi H. Zainuddin Ibrahim Bayu, yang akrab disapa Abi Doi Bayu.
Suasana pertemuan berlangsung hangat. Rangkaian silaturahmi kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk memohon kelancaran dan kemudahan dalam setiap pelaksanaan tugas serta pengabdian prajurit Yonkav 11/MSC kepada bangsa dan negara, khususnya di wilayah Aceh Utara.
Doa bersama itu menjadi bagian yang menguatkan makna kunjungan tersebut. Di tengah tugas menjaga keamanan dan pengabdian kepada negara, kedekatan dengan ulama dan masyarakat dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Usai doa bersama, Yonkav 11/MSC juga menyerahkan bantuan sembako kepada pihak Dayah Madinatuddiniah. Bantuan secara simbolis diserahkan DanyonKav 11/MSC Letkol Kav Dani Syahputra kepada pimpinan dayah, Abi H. Zainuddin Ibrahim Bayu atau Abi Doi Bayu.
Bantuan tersebut berupa beras, mi instan, minyak goreng, dan telur. Bantuan diharapkan dapat memberikan manfaat serta membantu memenuhi sebagian kebutuhan di lingkungan dayah.
Kegiatan itu sekaligus menjadi cermin kepedulian Yonkav 11/MSC terhadap lembaga pendidikan keagamaan. Lebih dari sekadar bantuan, silaturahmi tersebut memperlihatkan upaya TNI untuk terus hadir dan membangun kedekatan bersama ulama serta masyarakat.
Melalui hubungan yang semakin erat, Yonkav 11/MSC berharap sinergitas antara prajurit, ulama, dan masyarakat di Aceh Utara terus terpelihara dalam semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.









