Stop Plang, Bagi Tong Sampah: Solusi Amir Hasan Atasi Sampah Meranti

Daerah17 Dilihat

MERANTI || Inspirasipublik.news – Pemerhati lingkungan Amir Hasan mendesak Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menghentikan pemasangan plang larangan buang sampah dan menggantinya dengan pembagian tong sampah ke setiap rumah warga.

Desakan itu disampaikan Amir saat ditemui di Meranti, Minggu 31 Mei 2026. Menurutnya, plang “Dilarang Membuang Sampah” terbukti tidak efektif. “Itu cuma diikuti warga paling lama 3 hari. Setelah itu kembali lagi numpuk sampah di tempat itu,” tegas Amir.

Amir menyebut, masalah sampah di Meranti sudah mengkhawatirkan. Satu rumah saja bisa menghasilkan minimal 2 kantong plastik ukuran 5 kg per hari. Jika dikalikan jumlah rumah se-Kabupaten Meranti, ditambah sampah dari rumah makan, pedagang sate, bakso, pasar ikan, dan ayam, volumenya sangat besar.

Ia menilai persoalan ini bukan hanya soal estetika kota, tapi juga kesehatan warga. “Coba lewat di beberapa titik kota, baunya menyengat. Apalagi di pasar-pasar tempat penjualan ikan dan ayam,” ujarnya.

Karena itu, Amir meminta pemerintah memprioritaskan pengadaan dan pembagian tong sampah merata ke rumah warga. Ia juga menyarankan agar anggaran perjalanan dinas yang dianggap menghambur-hamburkan uang negara dialihkan untuk program kebersihan dasar ini.

“Kalau kita benar-benar ingin Meranti bersih, indah, dan sehat, mulailah dari hal paling dasar: sediakan tempat sampah untuk warga,” tutup Amir.
(Harfilin)